Tari Lenggo

by - Februari 05, 2018

Tari Lenggo adalah salah satu tari tradisional yang berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat. Pada awalnya tari lenggo ini merupakan tarian klasik yang hanya ditampilkan dilingkungan istana kerajaan Bima. Tari Lenggo dapat dilakukan oleh penari pria dan penari wanita. Apabila ditarikan oleh penari wanita disebut dengan Tari Lenggo Mbojo. Sedangkan apabila ditarikan oleh para penari pria, disebut tari lenggo melayu. Para penari baik pria maupun wanita mengenakan kostum berupa pakaian tradisional Bima. Tari Lenggo yang pertama kali diciptakan adalah Tari Lenggo Melayu. Tari Lenggo Melayu ini diciptakan oleh seorang mubalig dari Sumatera barat bernama Datuk Raja Lelo. Tarian ini awalnya diciptakan khusus untuk upacara adat Hanta Ua Pua yang diselenggarakan di Bima. Tari Lenggo Melayu ini dibawakan oleh para penari pria, sehingga masyarakat Bima menyebutnya Tari Lenggo Mone. Terinspirasi dari Tari Lenggo Melayu tersebut, Sultan Abdul Khair Sirajuddin kemudian menciptakan sebuah tari yang dibawakan oleh penari putri yang dinamakan Tari Lenggo Mbojo, atau disebut juga Tari Lenggo siwe. Gerakan dalam Tari Lenggo Mbojo ini merupakan hasil kreasi dan pengembangan dari Tari Lenggo Melayu. Tari Lenggo Mbojo ini kemudian sering ditampilkan dalam acara adat Hanta Ua Pua, yaitu upacara peringatan masuknya agama Islam di Bima, NTB. Dalam pertunjukannya, Tari Lenggo di iringi oleh musik tradisional dari Bima, yaitu gendang besar(gendang na’e), silu (sejenis serunai), gong dan tawa-tawa. Untuk mengiringi Tari Lenggo ini biasanya diiringi dengan musik berirama lembut atau pelan selaras dengan gerakan para penari.Dalam perkembangannya, Tari Lenggo ini masih sering dipertunjukan sebagai bagian dari upacara Hanta Ua Pua. Selain itu, Tari Lenggo juga sering ditampilkan di berapa acara seperti penyambutan tamu penting dan festival budaya. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari usaha pelestarian dan memperkenalkan budaya dan tradisi yang ada di Bima, NTB.
http://www.tradisikita.my.id/2016/04/6-tari-tradisional-nusa-tenggara-barat.html
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxUp4ECSX_uU5GH_ECdF7sDUtPuU4wtDx4hiR4qmqAO1nchTJGLCzrT7Ok-rMTvUiZZWNbTTioQZ3CHlu8AIaL1lwaJuWL_qPcn9cqbIeUUWfXp7FQZzeB-D37X7R-YHGqyJQB8Z4OYEg/s1600/tari+lenggo.jpg

You May Also Like

0 komentar